Taman Selatan

Sekitar tiga tahun terakhir ini Manarul Ilmi mulai bersolek secara serius. Alhamdulillah, dukungan jama'ah dan alumni sungguh luar biasa. Dimulai dari penghijauan taman sisi timur, dengan menanami rumput gajah lokal. Ada tiga opsi yang dipilih: rumpur gajah lokal, rumput gajah mini, dan rumput Jepang. Pengalaman kami dan teman-teman yang cukup panjang sampai pada kesimpulan bahwa rumput gajah lokal adalah yang palng optimum dari sisi biaya, pemeliharaan, gulma, dan penyakit.

Selamat Tinggal KekumuhanYang jadi masalah justru ketika musim kemarau karena tanpa penyiraman yang kontinyu bisa dipastikan rumput akan meranggas dan mati. Maka lahirlah automatic sprinkle system. Tapi masih ada masalah lagi: dari mana airnya? Maka lahirlah sistem tandon air bekas wudlu untuk penyiraman otomatis pada musim kemarau. Oops, tapi ternyata ketika kemarau cukup terik air bekas wudlu tersebut tidak cukup, padahal kapasitas tandon sudah sekitar 30 m3 (ternyata hari-hari biasa memang hanya terisi sebagian!).

Maka akhirnya dengan bantuan Sarpras ITS Manarul Ilmu mendapatkan tambahan air yang diambil dari sungai dan diantar pakai truck. Tandon sebesar 30 m3 ternyata cukup utk menyiram dua kali per hari. Masalahnya ketika kemarau sangat terik debet air tidak mencukupi. Ada masalah lagi. Suatu saat tanaman tahu-tahu menjadi kering meskipun rutin disiram dengan air dari sungai tersebut. Eh ternyata kadar garamnya cukup tinggi sehingga tanaman menjadi korban.

Demikian lika-liku menjaga agar rumput tetap hijau sepanjang tahun. Untuk itu kita mempunyai crew yang dedikasinya luar biasa. Itu baru yang tanaman rumput. Bagaimana dengan taman atau tumbuhan non-rumput? Tanaman di tempat parkir mobil dan sepeda motor di taman utara dan barat? Terpaksa di musim kemarau kita menyiapkan dua pompa diesel agar bebas memompa air dari tandon khusus, dengan petugas yang bergiliran lembur.

Untuk urusan taman, saat ini yang belum selesai adalah Taman Selatan, kita-kira baru selesai 50% tahun lalu. Untuk sementara karena dana terbatas maka skala prioritas kita geser, kita mendahulukan pembuatan gudang dan penataan ruang serta interior. Semoga ini bisa tuntas, dan seperti biasa kami menunggu uluran tangan Bapak/Ibu/Saudara dan semua Sahabat Manarul Ilmi, jamaah dan alumni (AI)